PEMBELAJARAN BERBANTUAN KOMPUTER
A.
PENGERTIAN
Pembelajaran
Berbantuan Komputer atau CAI (Computer
Asisted Instructions) dapat diartikan sebuah media pembelajaran yang
menggunakan aplikasi komputer sebagai bagian integral dalam sistem pembelajaran
terhadap proses belajar dan mengajar. Sistem pembelajaran ini bertujuan
membantu siswa dalam pola interaksi dua arah melalui terminal komputer. Serta diharapkan
dapat belajar multi arah yang diperluas melalui jaringan komputer (baik lokal
maupun global) dan juga diperluas fungsinya melalui interface (antar muka)
multimedia.
Media
pembelajaran berbantuan komputer yang khususnya belajar melalui Internet
seringkali disebut “e-Learning”. Pada
masa-masa yang akan datang perkembangan pembelajaran berbantuan komputer diharapkan
dengan teknik-teknik yang lebih maju dengan menyediakan berbagai alternatif
pembelajaran melalui interface multimedia yang interaktif. Misalnya, expert system, robotika serta learning yang berkaitan program yang
dapat belajar dari kesalahan.
Penggunaan komputer juga bisa mungkin dianggap sebagai tutor yang lebih digunakan
sebagai media untuk belajar. Ada beberapa perangkat lunak pada komputer yang
dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Perangkat lunak yang
telah disediakan kompeter yang dapat membantu proses pembelajaran antara lain Microsof
Word, Data Base Manager, Hypermedia, Graphics Programs, dll. Taksonomi
komputer pendidikan tinggi dapat dipilahkan secara mendasar antaranya, a) Mengajarkan
Tentang Komputer, b) Mengajar Dengan Komputer, c) Komputer Untuk Mengelola
Administrasi Pembelajaran, dikemukan oleh Rockart dan Morton pada tahun 1975.
Pembelajaran
Berbantuan Komputer dianggap mampu
meningkatkan Prestasi belajar siswa, tetapi dalam pembelajaran juga memerlukan seorang guru atau
pengajar. Kerena peranan seorang guru tidak
dapat digantikan dengan media komputer atau media lain. Penelitian
menunjukkan pembelajaran
dengan komputer dan guru lebih efektif dari pada pembelajaran yang hanya menggunakan salah satu media pembelajaran pendapat
ini telah dikemukan oleh Wihardjo pada tahun 2008.
B.
JENIS-JENIS
Pembantuan
bantuan komputar secara umum dapat dibedakan menjadi empat kategori:
1.
Tutorial (Penjelasan)
Tutorial bertujuan untuk
menyampaikan atau menjelaskan materi tertentu mnggunakan komputer untuk
penyampaian materi dengan bahan yang akan diajarkan. Dalam memberikan materi,
tutorial dapat dibedakan menjadi tutorial linier dan tutorial bercabang. Tutorial
linier menjelaskan suatu topik ke topik berikutnya sesuai urutan yang telah
ditetapkan oleh pemrogram, sehingga siswa tidak dapat memilih materi
pembelajaran sesuai keinginan dan kemampuannya. Sebaliknya pada tutorial
bercabang perbedaan individu diperhatikan dengan memberikan kebebasan pada
siswa untuk mempelajari materi sesuai keinginan dan kemampuannya. Penyajian
materi dan topik pada tutorial bercabang menyesuaikan dengan pilihan dan
kemampuan siswa.
Dalam hal ini, tutorial
bercabang memiliki kelebihan dibanding tutorial linier, karena hal-hal sebagai
berikut: 1) Siswa dapat menentukan materi yang akan dipelajari. 2) Pembelajaran
lebih menarik, kreatif dan fleksibel. 3) Pembelajaran lebih efektif. Dalam
beberapa hal pula, tutorial diperlukan agar membantu siswa dalam mengatasi
masalah belajarnya. Biasanya dengan bantuan navigasi materi yang diajarkan,
tutorial akan memudahkan siswa mempelajari bagian-bagian materi tertentu.
2.
Drill and
Practice (Latihan dan Praktik)
Jenis Latihan dan Praktik digunakan
untuk menguji pengetahuan siswa dan mempraktekkan pengetahuan. Disini siswa
bertugas menjawab soal dan setelah selesai menjawab seluruh soal komputer
memberikan feedback. Jenis ini juga
dapat digunakan pada siswa yang sudah mempelajari konsep dasar dengan tujuan
untuk memantapkan konsep. Tujuan memantapkan konsep juga bertujuan untuk mengingat
kembali atau mengaplikasikan pengetahuan yang telah dimiliki.
3.
Simulation (Simulasi)
Pengunaan simulasi bertujuan
untuk memperagakan sesuatu keterampilan sehingga siswa merasa seperti berada
dalam keadaan yang sebenarnya. Jenis ini banyak digunakan pada pembelajaran
materi yang bisa dikatakan membahayakan, sulit, atau memerlukan biaya tinggi,
misalnya untuk melatih pilot pesawat terbang atau pesawat tempur. Pada
perangkat ajar simulasi, siswa dihadapkan pada situasi yang hampir mirip dengan
kenyataannya.
4.
Games (Permainan)
Berdasarkan tujuan media
pembelajaran jenis permainan dibagi menjadi dua tipe, yaitu sebagai berikut: 1)
Permainan Intrinsik (Intrinsic Games)
yang mempelajari aturan permainan dan keahlian dalam suatu permainan. 2)
Permainan Ekstrinsik (Extrinsic Games)
merupakan permainan yang hanya sebagai perangkat tambahan sebagai fasilitas
belajar dan membangkitkan motivasi siswa. Pada dasarnya, jenis penbelajaran
batuan komputer denga permainan sagat tepat bila dialikasikan pada siswa yang
senang bermain. Jika pembuatan jenis penbelajaran batuan komputer cukup baik
sebagai sarana bermain sekaligus belajar, maka akan lebih meningkatkan motivasi
belajar siswa.
Perangkat
pembelajar dapat digunakan dalam jenis tertentu tergantung pada bidang
pengajaran, sasaran yang ingin dicapai, dan siswa sebagai pemakai sistem.
Pemilihannya tergantung pada materi yang akan dibahas, sebab antara materi dan
alur pengajaran terdapat keterkaitan yang sangat erat.
C.
KARAKTERISTIK
Karakteristik pembelajaran berbantuan komputer mengadaptasi
terhadap pendapat Hanaffin dan Peck pada tahun 1988 yang isinya antara lain:
- Tersedianya fasilitas komputer untuk kegiatan belajar siswa.
2. Program CAI dikembangkan berdasarkan kompetensi yang ingin dicapai3. Strategi belajar dapat ditentukan dengan tutorial, drill and practice, problem solving atau simulation.4. Relevan dengan ragam karakteristik siswa.5. Mengoptimalkan interaksi belajar siswa dengan materi ajar.6. Memiliki potensi untuk mengatur kegiatan belajar sesuai dengan kebutuhan siswa.7. Efektif untuk mempertahankan minat belajar siswa.8. Memberikan pendekatan yang positif terhadap siswa.9. Memberikan variasi umpan balik dan dilakukan secepat mungkin10. Relevan digunakan untuk berbagai lingkungan belajar, dimana siswa satu dan lainnya melakukan kegiatan belajar yang berbeda11. Mampu menilai kemampuan siswa secara komprehensif dan mendokumentasikan penilaian dengan baik12. Rancangan evaluasi sesuai dengan kompetensi13. Mampu menggunakan sumber belajar berbasis komputer secara luas
D.
KELEBIHAN DAN
KEKURANGAN
Kelebihan
yang ada pada pembelajaran perbantuan komputer sebagai media pembelajaran dapat
diuraikan sebagai berikut:
- Meningkatkan perhatian dan konsentrasi siswa.
- Meningkatkan motivasi siswa.
- Menyesuaikan materi dengan kemampuan siswa.
- Mereduksi penggunaan waktu penyampaian materi.
- Membuat pengalaman belajar lebih menyenangkan, memuaskan dan
menguatkan siswa.
- Dapat mengakomodasikan banyak siswa dan menjalankan fungsinya dengan
sedikit kesalahan.
- Komputer tidak akan lelah, benci, marah, dan lupa.
- Dapat menggunakan fasilitas penyimpanan untuk mengetahui kemajuan
belajar siswa.
- Materi dapat di desain lebih menarik.
- Dapat mendorong guru untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan
mengenai komputer.
Kekurangan
dari pembelajaran perbantuan komputer sebagai media pembelajaran dapat
diuraikan sebagai berikut:
- Dikembangkan dalam dialog terbatas sehingga tidak dapat menjawab semua
permasalahan yang terdapat pada siswa.
- Medianya masih relatif cukup mahal.
- Tidak dapat melihat bagaimana siswa dalam menjawab soal.
- Pengembangan media pembelajarannya memerlukan biaya, waktu dan tenaga
yang tidak sedikit.
- Pada masalah yang khusus media ini hanya dapat dijalankan pada
spesifikasi komputer tertentu.
- Kecepatan perkembangan teknologi pada komputer memerlukan pembaharuan
yang terus-menerus.
- Penilaian tidak mempertimbangkan apakah siswa sedang lelah, mengantuk,
sakit dll.
- Umumnya hanya menilai hasil akhirnya bukan pada proses pembelajar.
- Komputer tidak akan dapat meniru tingkah laku pengajar, misalnya
senyuman, raut muka, gerakan tangan dan badan, serta tidak dapat
menggantikan hubungan antara siswa dan pengajar.
DAFTAR RUJUKAN
Sunarto, Sunaryo, Pembelajaran Berbasis Komputer (PBK).
Suherman, Yuyus, 2009, Pengembangan Media Pembelajaran
Bagi ABK, Bandung, Diklat Profesi Guru PLB Wilayah X
Jawa Barat
Bumi Makmur.
Anonim, www.infodiknas.com, diakses
tgl 2 Agustus 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar