Hidayat,
Yukoiri. 2011. Otomatisasi Sistem
Pengendalian Pintu Kanal Air Untuk Mencegah Banjir Berbasis PLC. Tugas
Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang.
Pembimbing: (I) Sujito, S.T., M.T., (II) Aripriharta, S.T.
Kata kunci: pintu kanal air, PLC, sensor ketinggian air, musim kemarau dan hujan.
Pintu
kanal air dirancang dan dibuat untuk mengendalikan aliran air untuk mencegah
banjir di hulu atau di hilir sungai. Untuk mengendalikan ini akan diperlukan
pintu air yang dipergunakan untuk mengendalikannya. Dalam penggunaan pintu kanal
air biasanya akan dikendalikan dengan operator yang akan melihat perubahan
ketinggian air. Setiap naik turunnya pintu kanal air akan dipengaruhi perubahan
ketinggian air. Dengan perubahan ketinggian air seperti ini seorang operator
diharapkan selalu mengetahuinya. Tetapi dalam kenyataanya operator pintu kanal
air tidak selalu mengetahui perubahan ketinggian air, maka untuk mempercepat
respon dari ketinggian air akan diperlukan sistem teknologi yang lebih maju
dalam pengendalian pintu kanal air.
Pengendalian pintu kanal air secara manual bisa
diperbaiki dengan pembuatan pengendalian pintu kanal air secara otomatis.
Sistem pintu kanal air otomatis akan lebih handal dan mudah dalam menggunakannya,
yaitu dengan sistem kendali Program Logic
Controller (PLC). PLC merupakan sistem kendali yang telah dirancang setelah
penggunaan sistem kendali mikrokontroler, karena PLC adalah teknologi
pengembangan dari sistem kendali mikrokontoler. Pengendalian PLC akan langsung
dihubungkan dengan sensor ketinggian yang telah dipasang sebelumnya.
Perancangan pengendalian pintu kanal
air berbasis PLC akan menggunakan sensor ketinggian air untuk mengendalikannya.
Sensor ketinggian air akan dirancang memiliki empat level ketinggian yang mengendalikan tiga pintu kanal air. Untuk
mengendalikan buka tutup ketiga pintu kanal air akan dirancang berbeda dalam
kenaikkan dan penurunanya. Tetapi ada dua motor yang akan dikendalikan
bersama-sama dalam buka tutup pintu kanal air.
Penggunaan sensor ketinggian air akan dirancang memiliki dua kondisi
yaitu kondisi pada waktu kemarau dan musim hujan.
Untuk mengetahui alat yang dirancang
bisa bekerja sesuai dengan perancangan yang telah dibuat sebelumnya, maka akan
diperlukan pengujian. Perancangan dan pengujian meliputi beberapa hal, yaitu a)
sensor ketinggian b) sensor pembatas buka tutup pintu kanal air c) motor
pengerak d) sistem kendali PLC. Dalam pengujian juga dapat menyimpulkan hasil
pengujian dengan mengacu prosedur percobaan alat.
Dari hasil pembuatan alat akan menghasilkan
beberapa hal diantaranya perputaran motor pengerak pintu. Putaran motor
pengerak akan berputar, bila mendapat sinyal dari sensor ketinggian air maka
akan menjalankan motor. Pada pembuatan sensor akan dibagi menjadi 4 sinyal yang
mempunyai ketinggian yang berbeda.
Sumber: http://www.4shared.com/folder/8Q20pJ4Y/TUGAS_AHKIR.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar