Motor
ini adalah merupakan jelmaan dari motor fasa belah, tetapi mempunyai kapasitor
yang dihubungkan seri dengan belitan bantu dan sakelar sentrifugal, secara
konstruktif sama persis, hanya ditambah satu unit kapasitor untuk memperbesar
kopel awal (start). Seperti
dikatakan di awal prinsip kerja motor kapasitor start ini sama seperti motor
induksi, yaitu jika pada lilitan utama diberikan sumber arus maka akan terjadi
medan magnit putar (fluks magnit) yang ada dan besarnya sama, tidak ada
resultan gaya.
Tetapi dengan adanya lilitan bantu dan kapasitor maka ada
beda fasa diantara keduanya, disinilah terjadi fluksi magnit dan resultan gaya
yang berbeda maju atau mundur tergantung besarnya resultan gaya itu sendiri dan
pada umumnya terjadi resultan gaya searah jarum jam sehingga motor dapat
berputar ke kanan. Setelah motor berputar 75% dari putaran nominal maka sakelar
sentrifugal bekerja memutuskan rangkaian lilitan bantu dan motor bekerja hanya
dengan lilitan utama.
Keuntungan
motor jenis ini dibanding dengan type motor fasa belah adalah:
Ø Mempunyai
kopel yang lebih kuat.
Ø Faktor
kerjanya lebih besar (mendekati 1)
Secara
konstruksi rangkaian kelistrikan motor start kapasitor dapat dilihat pada
gambar di bawah ini:
Gambar Motor start kapasitor
Adapun
bagian-bagian yang terpenting dari motor ini adalah:
a.
Stator (tempat belitan utama dan bantu) pada alur-alur
stator
b. Rotor sangkar dengan
porosnya
c. Bantalan peluruh
(laher)
d. Tutup stator dan
rangka body
e. Kapasitor
f. Ujung-ujung terminal
motor
Sumber: Modul Motor Listrik SMK

Tidak ada komentar:
Posting Komentar