Kamis, 29 November 2012

MOTOR KAPASITOR START (STARTING CAPACITOR MOTOR)


Motor ini adalah merupakan jelmaan dari motor fasa belah, tetapi mempunyai kapasitor yang dihubungkan seri dengan belitan bantu dan sakelar sentrifugal, secara konstruktif sama persis, hanya ditambah satu unit kapasitor untuk memperbesar kopel awal (start).  Seperti dikatakan di awal prinsip kerja motor kapasitor start ini sama seperti motor induksi, yaitu jika pada lilitan utama diberikan sumber arus maka akan terjadi medan magnit putar (fluks magnit) yang ada dan besarnya sama, tidak ada resultan gaya.
Tetapi dengan adanya lilitan bantu dan kapasitor maka ada beda fasa diantara keduanya, disinilah terjadi fluksi magnit dan resultan gaya yang berbeda maju atau mundur tergantung besarnya resultan gaya itu sendiri dan pada umumnya terjadi resultan gaya searah jarum jam sehingga motor dapat berputar ke kanan. Setelah motor berputar 75% dari putaran nominal maka sakelar sentrifugal bekerja memutuskan rangkaian lilitan bantu dan motor bekerja hanya dengan lilitan utama.
Keuntungan motor jenis ini dibanding dengan type motor fasa belah adalah:
Ø  Mempunyai kopel yang lebih kuat.
Ø  Faktor kerjanya lebih besar (mendekati 1)
Secara konstruksi rangkaian kelistrikan motor start kapasitor dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

 Gambar Motor start kapasitor
           
Adapun bagian-bagian yang terpenting dari motor ini adalah:
a.    Stator (tempat belitan utama dan bantu) pada alur-alur stator
b.    Rotor sangkar dengan porosnya
c.    Bantalan peluruh (laher)
d.    Tutup stator dan rangka body
e.    Kapasitor
f.     Ujung-ujung terminal motor

Sumber: Modul Motor Listrik SMK


Tidak ada komentar:

Posting Komentar